Kamis, 08 September 2011

Menghitung Penyusutan Asset Tetap menggunakan MS Excel 07’

Ada banyak cara yang dapat digunakan untuk menghitung penyusutan asset, salah satunya menggunakan MS Excel, kali ini kita mencoba untuk menghitung penyusutan atau depresiasi secara sederhana menggunakan MS Excel 2007. Perhitungan penyusutan asset biasa dilakukan pada perusahaan atau kantor agar perusahaan atau kantor mempunyai dana cadangan yang nantinya dapat digunakan untuk membeli asset yang baru jika asset yang lama sudah tidak dapat digunakan lagi.
Penyusutan atau depresiasi merupakan pengalokasian harga perolehan asset tetap menjadi biaya selama masa manfaat asset. Ada beberapa factor yang mempengaruhi biaya penyusutan, antara lain:
1.Harga perolehan
Harga perolehan adalah harga beli ditambah dengan biaya, seperti pajak, biaya angkut, biaya pemasangan dan lain-lain.
2. Nilai Residu
      Nilai residu atau nilai sisa maerupakan nilai asset pada saat asset dijual pada saat penghentian asset.
      3. Umur Ekonomis
Umur ekonomis adalah jangka waktu pemakaian asset yang dapat memberikan kontribusi bagi lembaga atau perusahaan.
Ada beberapa metode yang digunakan untuk menghitung asset tetap antara lain:
  • Metode saldo menurun
Perhitungan menggunakan metode ini menganggap bahwa asset akan memberikan kontribusi yang besar pada awal masa manfaatnya, kemudian akan mengalami penurunan pada periode-periode berikutnya seiring dengan berkurangnya umur ekonomis asset.
  • Metode jumlah angka tahunan
Metode ini sama seperti saldo menurun, yakni menganggap bahwa asset akan memberikan kontribusi yang besar pada saat awal manfaatnya dan akan berkurang ketika umur ekonomis berkurang hanya saja perhitungannya sedikit berbeda.
  •  Metode garis lurus
Metode ini asset tetap memiliki kontribusi yang sama selama masa manfaatnya.
 Dari beberapa metode di atas yang sering digunakan adalah metode saldo menurun dan garis lurus karena dianggap mudah dan sesuai dengan metode akuntansi.
Kita dapat mengambil contohnya disini
Contoh applikasinya seperti pada gambar dibawah
Pada gambar diatas dapat dilihat ada beberapa daftar yang digunakan, antara lain kode, nama, tanggal perolehan, unit, harga, jumlah, perkiraan umur, dan nilai sisa.
Kode digunakan untuk member identitas pada asset, sedangkan nama untuk nama asset, tanggal perolehan adalah tanggal beli atau tanggal mendapatkan asset, unit untuk jumlah asset, harga untuk harga beli per unit, jumlah merupakan total dari harga dikalikan dengan unit, perkiraan umur merupakan tafsiran masa manfaat asset, dan nilai sisa merupakan tafsiran harga pada saat masa manfaat berakhir.
Berikut gambaran applikasi atau cara penggunaan applikasi
Dari gambar di atas terlihat perhitungan sederhana, dimana kita tinggal klik } kode maka keterangan asset dan perhitungan penyusutannya akan secara otomatis tampil.
Semoga bermanfaat!

Excel Untuk Akuntansi

2 comments:

Boss, filenya gak ada nih.. tolong diupload lagi donk..

maaf mas, bisa minta file perhitungannya..
sangat membatu refrensinya untuk tugas sekolah ku...
kalo boleh tolong kirim ke email saya.

trima kasih ,,
best regard